Babinsa Ikut Pasang Keramik, Rumah Moh Pusad yang Nyaris Tak Layak Kini Berubah

SUMENEP – Perubahan besar mulai terlihat di rumah milik Moh. Pusad, warga Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep. Rumah yang sebelumnya jauh dari kata nyaman itu kini berangsur berubah melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang mendapat pendampingan langsung dari Babinsa Koramil 0827/09 Pragaan, Kopda Jasuli.

Pada Selasa (2/6/2026), pengerjaan memasuki tahap pengacian dinding dan pemasangan keramik. Kopda Jasuli terlihat ikut mengangkat material, mengaduk semen, hingga membantu pemasangan keramik bersama warga sekitar.

Bacaan Lainnya

Pemandangan tersebut menjadi bukti bahwa peran Babinsa di desa bukan hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga hadir saat masyarakat membutuhkan bantuan nyata.

“Kami tidak ingin hanya datang melihat progres pekerjaan. Kalau ada yang bisa dikerjakan bersama, kami ikut turun tangan. Bagi kami, kebahagiaan warga saat rumahnya selesai dibangun adalah hasil yang paling berharga,” kata Kopda Jasuli.

Ia menilai program RTLH bukan sekadar memperbaiki bangunan, melainkan mengembalikan harapan keluarga untuk memiliki tempat tinggal yang aman dan layak.

Bagi Moh. Pusad, bantuan yang datang tidak hanya berupa material bangunan, tetapi juga dukungan moral yang membuatnya optimistis menatap masa depan.

“Saya sempat berpikir tidak akan mampu memperbaiki rumah ini karena keterbatasan biaya. Sekarang saya melihat sendiri perubahan itu terjadi sedikit demi sedikit. Kehadiran Pak Babinsa dan warga membuat saya kembali punya harapan,” ungkapnya.

Di tengah kesibukan pembangunan, semangat gotong royong yang tumbuh di lokasi RTLH menjadi cerita lain yang tak kalah penting. Dari rumah sederhana di Pragaan Daya, kepedulian dan kebersamaan kembali menemukan maknanya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan