TNI Awasi Penyaluran Program SPPG dari Dapur hingga Sekolah di Saronggi, Sumenep

Sumenep – TNI melalui Koramil 0827/06 Saronggi mengawasi secara menyeluruh penyaluran Program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kepada ribuan siswa di wilayah Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Rabu (21/1/2026).

Pengawasan dilakukan sejak proses penyiapan makanan di dapur SPPG hingga pendistribusian ke sekolah-sekolah penerima manfaat. Program SPPG yang dikelola BGN SPPG Syita Ananta ini menyasar 2.380 siswa-siswi dari 43 sekolah, mulai jenjang PAUD hingga SMA/SMK.

Bacaan Lainnya

Babinsa Koramil 0827/06 Saronggi, Kopda M. Huda, menjelaskan bahwa pengawasan dilakukan untuk memastikan kualitas, kebersihan, dan keamanan makanan tetap terjaga sebelum diterima para siswa.

“Kami melakukan pengawasan sejak dari dapur, mulai proses pengolahan, pengemasan, hingga pendistribusian ke sekolah. Tujuannya agar makanan yang diterima siswa benar-benar layak, higienis, dan sesuai standar gizi,” ujar Kopda M. Huda.

Menu makanan yang disalurkan pada program SPPG kali ini meliputi mie goreng, ayam suir, kripik tempe, buah anggur, susu sekolah, serta sayuran sawi dan mentimun.

Distribusi dilakukan menggunakan dua unit kendaraan operasional, yakni Wuling Confero dan Daihatsu Luxio, dengan pengawalan untuk memastikan ketepatan waktu dan kondisi makanan tetap baik.

Selain memastikan kelancaran teknis, Kopda M. Huda juga menyampaikan pesan kepada para orang tua dan keluarga siswa agar ikut mendukung keberhasilan program pemenuhan gizi tersebut.

“Kami mengajak keluarga siswa untuk ikut mendukung program ini dengan tetap memperhatikan pola makan anak di rumah. Pemenuhan gizi yang baik akan lebih optimal jika didukung asupan sehat secara berkelanjutan,” katanya.

Pengawasan penyaluran Program SPPG ini melibatkan Babinsa Koramil 0827/06 Saronggi serta didukung Yayasan Rumah Juang Garuda Emas sebagai mitra pelaksana.

TNI menegaskan komitmennya untuk terus mengawal program-program pemerintah yang berorientasi pada peningkatan kesehatan dan kualitas generasi muda.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan