SUMENEP – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap IV di Desa Ambunten Tengah, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, terus berjalan dengan melibatkan Babinsa Koramil 0827/10 Ambunten bersama masyarakat setempat.
Pekerjaan di lapangan saat ini difokuskan pada penggalian pondasi di sisi seberang Sungai Ambunten. Selain itu, kegiatan juga dilanjutkan dengan dropping material sebagai bagian dari tahapan konstruksi jembatan gantung yang dirancang sepanjang 40 meter dengan lebar 1,5 meter.
Keterlibatan warga dalam pembangunan tersebut menjadi kekuatan utama dalam mempercepat penyelesaian proyek. Kolaborasi antara TNI dan masyarakat tampak dalam kegiatan gotong royong yang dilakukan setiap hari.
Babinsa Koramil 0827/10 Ambunten, Serda Kholis, mengatakan jembatan ini akan menjadi akses vital bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan jalur penghubung.
“Selama ini warga harus menempuh jarak lebih jauh untuk beraktivitas. Kehadiran jembatan ini diharapkan bisa mempersingkat waktu tempuh dan memudahkan mobilitas,” kata Serda Kholis, Sabtu (18/4/2026).
Ia menambahkan, sinergi antara aparat dan masyarakat terus dijaga agar pembangunan berjalan sesuai rencana.
“Gotong royong menjadi kunci utama. Dengan kebersamaan ini, kami optimistis jembatan bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya.
Jembatan gantung tersebut nantinya akan dimanfaatkan oleh sekitar 760 jiwa atau 380 kepala keluarga di Desa Ambunten Tengah dan Ambunten Timur. Selain itu, akses ini juga penting bagi warga luar desa yang memiliki lahan pertanian di sekitar Sungai Ambunten.
Keberadaan jembatan diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pertanian.






