SUMENEP – Suasana penuh kebersamaan terlihat dalam pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Sumaidah di Desa Aengbejeraje, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Senin (25/5/2026).
Babinsa Koramil 0827/04 Bluto, Serda Ach. Sufyanto, turun langsung membantu warga mengerjakan pembangunan rumah mulai tahap dasar bangunan, pemasangan batu bata dinding hingga pemasangan kusen rumah.
Di sela pengerjaan, Babinsa bersama masyarakat tampak bergotong royong mengangkat material bangunan dan menyusun bata secara bersama-sama. Kehadiran aparat TNI di tengah masyarakat pun menjadi penyemangat tersendiri bagi warga sekitar.
Serda Ach. Sufyanto mengatakan, keterlibatan Babinsa dalam program RTLH merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi sosial masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan tempat tinggal layak huni.
“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa TNI selalu hadir membantu kesulitan rakyat. Rumah ini bukan sekadar bangunan, tetapi harapan baru agar keluarga penerima bisa hidup lebih nyaman dan aman,” ujar Serda Ach. Sufyanto.
Ia juga menilai budaya gotong royong yang masih terjaga di desa menjadi kekuatan besar dalam mempercepat pembangunan rumah warga.
“Kekompakan warga luar biasa. Semua saling membantu dengan sukarela. Semangat kebersamaan seperti ini yang harus terus dijaga karena menjadi ciri kuat masyarakat pedesaan,” tambahnya.
Sementara itu, Ibu Sumaidah mengaku terharu atas perhatian dan bantuan yang diberikan Babinsa bersama warga dalam pembangunan rumahnya.
“Saya sangat bersyukur dan tidak menyangka banyak yang peduli membantu rumah saya. Terima kasih kepada Babinsa dan warga yang sudah ikut bekerja membantu sampai rumah ini mulai berdiri,” ungkapnya.
Pembangunan RTLH tersebut hingga kini terus berjalan dengan suasana penuh kebersamaan dan gotong royong antara Babinsa dan masyarakat setempat.






