Sumenep, Jatim| suaranasionalnews.co.id – Suasana khidmat mewarnai kegiatan istighosah dan refleksi Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Desa Tanah Merah, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Sabtu (17/10/2026) malam.
Kegiatan yang dimulai pukul 19.30 WIB tersebut diikuti sekitar 100 orang, terdiri dari tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus MWCNU Saronggi, serta unsur pemerintah dan TNI-Polri.
Batituud Koramil 0827/06 Saronggi, Peltu Faruk Syahroni, turut hadir bersama satu anggota. Kehadiran TNI menjadi bagian dari upaya menjaga kebersamaan dan mempererat hubungan dengan masyarakat, khususnya kalangan ulama dan santri.
Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Hari Santri Nasional, dan Yalal Wathon. Acara kemudian dilanjutkan dengan selawat Nabi, istighosah, sambutan Ketua MWCNU Saronggi, pengumuman gerak jalan Hari Santri Nasional, serta refleksi peringatan HSN.
Peltu Faruk Syahroni mengatakan, peringatan Hari Santri bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan dan menjaga kerukunan di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita bisa terus menjaga silaturahmi dan memperkuat persaudaraan. Semoga suasana aman dan rukun di Saronggi tetap terjaga,” ujar Peltu Faruk.
Ia juga berharap santri terus berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat, terutama dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan menciptakan lingkungan yang damai.
“Santri punya peran penting di tengah masyarakat. Kami berharap semangat kebersamaan, kepedulian, dan cinta Tanah Air terus dijaga,” tambahnya. (Pendim)






