Sumenep – Nyeleneh. Bahasa yang dialamatkan kepada Satreskoba Polresta Sumenep yang mengamankan 4 (empat) kardus berisi minuman keras dari sebuah tempat hiburan malam yang tengah tutup di Kota Keris.
Kejadian menggelitik yang dilakukan Satreskoba Polresta Sumenep tersebut, terjadi di sebuah tempat karaoke keluarga yang berlokasi di daerah Kota Sumenep, Madura, pada hari Senin (07/09/26) sekira pukul 11.00 WIB.
Bukan tanpa sebab sejumlah pihak menilai apa yang dilakukan Satreskoba Polresta Sumenep, tak lebih hanya sekedar seremonial belaka yang sayangnya dibumbui tidak tepat. Sehingga akhirnya menjadi lelucon yang tidak lucu alias garing.
Dimana menurut keterangan saksi mata yang berada di lokasi, keseluruhan proses giat minuman keras oleh Satreskoba Polresta Sumenep itu pun dilakukan di cafe yang terletak di lantai bawah, bukan di lantai 2 yang menjadi tempat room karaoke berada sebenarnya.
Hasyim Kafani, Ketua JASTRA (Jaringan Strategis Pemuda) kemudian menyoroti hal nyeleneh yang dilakukan Satreskoba Polresta Sumenep di bawah kepemimpunan Kasat baru yakni, Kompol Mohammad Sjaiful, S.H., M.H.
“Mari kita bayangkan. Satreskoba Polresta Sumenep yang tugas utamanya mengungkap dan menindak peredaran narkotika di wilayah Kota Keris, melakukan giat operasi penindakan minuman keras di tempat hiburan yang sedang tutup dan salah tempat,” ujar Hasyim. Senin (07/09/26).
Ia melanjutkan, selain waktu operasi penindakan yang dilakukan di siang bolong serta di tempat yang keliru. Fasilitas hiburan malam yang beroperasi mulai sore hingga dini hari tersebut juga seringkali dinikmati sendiri oleh para anggota kepolisian Polresta Sumenep.
“Apa mungkin Kasat Narkoba yang baru ini ingin kembali mencoba peruntungannya seperti yang terjadi pada hari Rabu, minggu lalu saat sedang melalukan giat miras yang serupa di tempat esek-esek di Kecamatan Bluto,” sindir Hasyim.
Yang mana, Hasyim mengungkapkan, Satreskoba Polresta Sumenep yang awalnya melakukan sidak miras di tempat prostitusi yang dikenal dengan nama Genteng Biru, tanpa sengaja mendapatkan durian runtuh berupa penangkapan sabu puluhan gram.
Terakhir Hasyim berpesan agar Satreskoba Polresta Sumenep berhenti melakukan pertunjukan yang konyol dan tidak lucu, lalu fokus dengan tugas dan fungsi utamanya membongkar peredaran narkoba di Kota Keris, meskipun alkohol juga termasuk dalam lingkup zat adiktif sejenis dengan narkotika.
“Kenapa hanya satu tempat hiburan tersebut? Sementara masih ada yang lainnya yang tidak tersentuh, sebut saja JBL dan Mr Ball. Dan juga kenapa di siang hari, kenapa tidak pas di malam hari di saat tempat-tempat hiburan tersebut beroperasi dan dipenuhi pengunjung, termasuk rekan-rekan mereka sendiri,” tandasnya.
Berdasarkan informasi yang didapat, minuman keras yang disita Satreskoba Polresta Sumenep berjumlah keseluruhan 48 botol berkategori alkohol sedang dengan rincian sbb;
1. 1 Kardus Bir Bintang berisi 12 botol.
2. 1 Kardus Alexis berisi 12 botol.
3. 1 Kardus Anggur Putih berisi 12 botol.
4. 1 Kardus API Anggur Hijau berisi 12 botol.
Sementara hingga berita ini ditayangkan, Polresta Sumenep belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait giat Satreskoba di siang hari kala mengamankan miras pada jam dan tempat keliru yang dikritik oleh banyak pihak. (Tiem)






