Pondasi Jembatan di Pasongsongan Mulai Dicor, TNI dan Warga Gotong Royong

Sumenep, Jatim | suaranasionalnews.co.idPembangunan jembatan di Dusun Galuguran, Desa Lebeng Barat, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, terus dikebut. TNI AD bersama masyarakat bergotong royong melakukan pengecoran pondasi jembatan, Minggu (16/8/2026).

Pekerjaan tersebut merupakan bagian dari program Bakti TNI AD untuk Rakyat Madura di wilayah Koramil 0827/11 Pasongsongan, Kodim 0827/Sumenep.

Bacaan Lainnya

Babinsa Koramil 0827/11 Pasongsongan, Sertu Dadang Sulistyo, bersama personel Babinsa lainnya turun langsung membantu masyarakat dalam proses pembangunan.

Sejumlah pekerjaan dilakukan secara bertahap, mulai dari perakitan dan pengecoran cakar ayam hingga perakitan besi untuk tiang jembatan.

Pengerjaan pondasi sebelumnya sempat menghadapi kendala karena kondisi tanah di lokasi tidak stabil. Saat dilakukan penggalian, dinding tanah beberapa kali mengalami longsor sehingga pekerjaan membutuhkan penanganan tambahan.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, bagian dinding tanah kini telah diberi penyangga menggunakan anyaman bambu. Langkah itu membuat proses pengecoran pondasi dapat dilanjutkan dengan lebih aman dan berjalan lancar.

“Kondisi tanah di lokasi memang cukup labil. Karena itu kami pasang penyangga dari anyaman bambu agar tanah tidak mudah longsor dan pekerjaan pengecoran bisa berjalan dengan baik,” ujar Sertu Dadang Sulistyo.

Menurutnya, pengerjaan dilakukan bersama masyarakat agar pembangunan dapat berjalan sesuai tahapan sekaligus memperkuat semangat gotong royong.

“Kami bersama warga mengerjakan bagian pondasi terlebih dahulu, termasuk cakar ayam dan perakitan besi tiang. Harapannya semua tahapan bisa berjalan lancar sampai jembatan selesai dan dapat dimanfaatkan masyarakat,” katanya.

READ  Babinsa Turun Tangan Bangun Rumah Warga, Harapan Baru untuk Keluarga Slamet

Warga setempat, Basri, mengatakan masyarakat ikut membantu karena pembangunan jembatan tersebut dinilai penting bagi aktivitas warga.

“Warga tentu senang bisa ikut bekerja. Apalagi sebelumnya ada kendala tanah longsor, sekarang sudah diberi penyangga sehingga pekerjaan bisa dilanjutkan. Kami berharap jembatannya cepat selesai,” ujar Basri.

Kehadiran TNI bersama masyarakat dalam pengerjaan tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat pembangunan fasilitas penghubung sekaligus menjaga semangat gotong royong dalam pelaksanaan program Bakti TNI AD untuk rakyat Madura. (Pendim 0827/Sumenep)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan