SUMENEP – Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada membuka secara resmi Pameran dan Kontes Bonsai Lokal Terbuka se-Jawa Timur yang digelar Persatuan Penggemar Bonsai Indonesia (PBBI) bersama Hinbons di Desa Tengedan, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, Sabtu (25/7/2026) malam.
Kegiatan yang menjadi rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya itu dihadiri Kepala Desa Tengedan selaku panitia, Ketua PBBI Cabang Sumenep, para Perwira Staf dan Danramil jajaran Kodim 0827/Sumenep, Ketua Persit KCK Cabang XLVI Kodim 0827 Ny. Nourma Persada beserta pengurus, peserta kontes, serta masyarakat.
Pameran dan kontes berlangsung selama lima hari, mulai 22 hingga 26 Juli 2026. Sebanyak 635 pohon bonsai dipertandingkan dalam tujuh kelas. Dari masing-masing kelas dipilih 10 bonsai terbaik sebelum diseleksi kembali untuk memperebutkan gelar Best in Show dan penghargaan Bonsai Favorit.
Peserta datang dari berbagai daerah di Jawa Timur, di antaranya Jember, Bondowoso, Lamongan, Gresik, Surabaya, serta sejumlah kabupaten di Pulau Madura.
Dalam sambutannya, Letkol Inf Citra Persada menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, khususnya PBBI Kabupaten Sumenep bersama ranting Batuputih dan Pemerintah Desa Tengedan yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut sebagai bagian dari peringatan HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya.
Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan seni bonsai karena didukung kekayaan hayati yang melimpah. Apalagi perkembangan media sosial turut membuka peluang lebih luas bagi pegiat bonsai untuk mempromosikan karya dan menjangkau pasar yang lebih besar.
“Merawat bonsai bukan sekadar hobi. Bagi saya, ini menjadi terapi yang melatih kesabaran, ketelitian, sekaligus menjaga keseimbangan pikiran.” kata Letkol Inf Citra Persada.
Ia menilai bonsai tidak hanya bernilai seni, tetapi juga memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan apabila dikelola secara serius dan konsisten.
“Bonsai adalah karya seni yang memiliki nilai jual tinggi. Jika ditekuni dengan sungguh-sungguh, hobi ini bisa berkembang menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat.” ujarnya.
Dandim juga mengibaratkan proses merawat bonsai sebagai cerminan membangun bangsa. Menurutnya, segala sesuatu yang dirawat dengan rasa cinta, kesabaran, dan ketekunan akan menghasilkan manfaat yang besar.
“Merawat bonsai mengajarkan kita mencintai proses. Semangat yang sama harus kita terapkan dalam membangun daerah, memperkuat persatuan, dan menjaga kebersamaan.” tegasnya.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mempererat sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, komunitas bonsai, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Sumenep.
Mewakili Danrem 084/Bhaskara Jaya, Letkol Inf Citra Persada kemudian membuka secara resmi Pameran dan Kontes Bonsai Lokal Terbuka se-Jawa Timur yang ditandai dengan pemotongan pita serta penancapan bendera pada bonsai-bonsai terbaik di masing-masing kelas.






