Pondasi Digali Lebih Dalam, Jembatan KBSB Pasongsongan Ditargetkan Berdiri Kokoh

SUMENEP – Pembangunan jembatan melalui program Karya Bakti Skala Besar (KBSB) TNI AD di Dusun Galuguran, Desa Lebeng Barat, Kecamatan Pasongsongan, mulai dikerjakan, Jumat (24/7/2026). Tahap awal difokuskan pada penggalian pondasi sebagai penentu kekuatan konstruksi agar jembatan memiliki daya tahan yang kuat dan aman digunakan dalam jangka panjang.

Proses penggalian dilakukan secara gotong royong oleh anggota Koramil 0827/11 Pasongsongan, Babinsa Sertu Dadang Sulistyo, bersama masyarakat setempat. Di saat bersamaan, material berupa batu gunung, batu koral, dan pasir hitam juga telah didatangkan ke lokasi untuk mendukung pekerjaan berikutnya.

Bacaan Lainnya

Babinsa Koramil 0827/11 Pasongsongan, Sertu Dadang Sulistyo, mengatakan pembangunan diawali dari pondasi yang benar-benar dipersiapkan dengan matang karena menjadi penyangga utama seluruh konstruksi jembatan.

“Jembatan yang kuat berawal dari pondasi yang kuat. Karena itu penggaliannya kami kerjakan bersama warga dengan teliti agar hasil pembangunan benar-benar kokoh dan bisa dimanfaatkan masyarakat dalam waktu yang lama,” katanya.

Menurutnya, Karya Bakti Skala Besar bukan hanya membangun jembatan, tetapi juga memperkuat budaya gotong royong antara TNI dan masyarakat.

“Kami tidak hanya membangun fisik jembatan, tetapi juga membangun kebersamaan. Semangat gotong royong ini yang membuat pekerjaan lebih cepat sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan,” ujarnya.

Melalui program KBSB, Kodim 0827/Sumenep terus menghadirkan pembangunan infrastruktur yang menyentuh kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kerja nyata di lapangan.

READ  Bakti TNI, Serda Jonni Bantu Warga Memasang Keramik Rumah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan