Penggalian Pondasi Jembatan di Pasongsongan Jadi Awal Akses Baru Warga

SUMENEP – Pembangunan jembatan dalam program Karya Bakti Skala Besar (KBSB) TNI AD di Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, mulai memasuki tahap awal. Proses penggalian pondasi dilakukan di Dusun Galuguran, Desa Lebeng Barat, Rabu (15/7/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan personel Koramil 0827/11 Pasongsongan bersama warga setempat sebagai bentuk gotong royong dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat.

Bacaan Lainnya

Babinsa Koramil 0827/11 Pasongsongan, Sertu Dadang Sulistyo, mengatakan penggalian pondasi menjadi langkah awal sebelum pekerjaan konstruksi jembatan dilaksanakan.

“Proses penggalian pondasi sudah dimulai di sisi selatan dan utara jembatan. Tahapan ini menjadi dasar agar pembangunan berikutnya dapat berjalan sesuai rencana,” ujarnya.

Pada sisi selatan, pondasi digali dengan ukuran lebar 3 meter, panjang 2 meter, dan kedalaman 1,5 meter. Selain itu, dilakukan penggalian lubang paku bumi sedalam 90 sentimeter. Sementara pada sisi utara, ukuran pondasi yang dikerjakan juga memiliki lebar 3 meter, panjang 2 meter, dan kedalaman 1,5 meter.

Untuk mendukung pekerjaan tersebut telah disiapkan material berupa satu dump truk batu gunung, satu dump truk batu koral, dan satu dump truk pasir hitam.

Salah seorang warga, Rohim, mengaku bersyukur pembangunan jembatan akhirnya dimulai. Selama ini akses yang ada dinilai kurang memadai, terutama saat musim hujan.

“Alhamdulillah kami senang sekali karena akhirnya jembatan ini dibangun. Semoga cepat selesai agar warga lebih mudah beraktivitas dan membawa hasil panen,” kata Rohim.

Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program Karya Bakti Skala Besar TNI AD di wilayah Madura yang bertujuan meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mempermudah mobilitas warga.

READ  Pererat Kebersamaan, Babinsa Komsos Dengan Masyarakat Binaan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan