Gua Soekarno Sumenep, Destinasi Wisata Alam Nan Eksotis

Sumenep, Jawa Timur
Ada destinasi wisata baru yang sangat berpotensi untuk menarik wisatawan datang ke Kabupaten Sumenep. Sebuah destinasi wisata alam dengan pemandangan bawah tanah yang sangat menakjubkan.

Gua Soekarno Sumenep, masyarakat setempat menyebutnya. Sebuah gua pemandangan stalaktit dan stalagmit yang berlokasi di Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan, Sumenep.

Gua tersebut menyuguhkan pemandangan stalaktit dan stalagmit yang elok sekali. Dengan sedikit sentuhan warna warni lighting membuat gua tersebut makin menakjubkan. Keberadaan Gua Soekarno Sumenep ini belum banyak diketahui oleh wisatawan. Itu wajar karena baru ditemukan satu tahun lalu.

Rasanya sangatlah pantas jika Gua Soekarno Sumenep ini dimasukan pada agenda kunjungan wisata keluarga di tahun 2019 ini. Bersumber pada laman PortalMadura.com, agar lebih seru dan mengasyikkan, didalam gua juga difasilitasi cafetaria guna melengkapi kebutuhan masyarakat terhadap kuliner. Sabtu, 08/06.

Khairul Anwar, pengelola gua tersebut menjelaskan, penamaan Gua Soekarno berawal dari penemuan foto-foto Soekarno di dalam gua tersebut. Historisnya gua itu pernah dihuni oleh seseorang bernama Ki Soekardi. Ia sempat menikah dengan pemilik lahan dan mempunyai keturunan.

“Ki Soekardi sendiri merupakan pengagum Soekarno, dan banyak sekali ditemukan foto-foto Soekarno di dalam gua, maka saat itu juga diberi nama Gua Soekarno Sumenep,” ungkapnya.

Menurut Syaiful lagi, Gua Soekarno Sumenep buka tiap hari pada pukul 08.00 WIB dan tutup pada pukul 22.00 WIB, dengan harga tiket masuk Rp15 ribu per orang. Tidak begitu sulit untuk mencapai lokasi, bahkan bisa ditempuh dengan kendaraan roda empat.

“Jika berangkat dari kota Sumenep membutuhkan waktu 40-45 menit ke arah Kecamatan Pasongsongan, Sebelum sampai Kantor Kecamatan Pasongsongan belok kiri. Ikuti jalan itu, lalu belok kanan menuju lokasi parkir atau cek saja di google maps,” pungkasnya.
(jar)