Partisipasi Babinsa Serma Asmaun Dalam Musyawarah Desa Pancor Kep. Sepudi

Sumenep – Musyawarah Desa atau Musdes Pancor Kecamatan Gayam Kepulauan Sapudi Kabupaten Dumenep dilaksanakan di balai desa Pancor.(18/19 )

Musdes tersebut untuk musyawarah Penyusunan Perencanaan Pembangunan Desa atau Musrenbangdes Tahun 2020.

Dalam acara musyawarah desa untuk membahas musrenbangdes dihadiri banyak komponen masyarakat, mulai dari Sekcam Gayam Bpk. H. Risman, Pjs. Kades Pancor Saudara Iqbal, Danramil 0827/20 Sapudi diwakili Babinsa Serka Asmaun, Kapolsek Gayam Iptu Didit S, Ketua BPD Bpk. Bisri dan anggota BPD, Pendamping Desa Sdr. Nurul Samsi, Kadus dan perangkat desa Pancors erta Toga, Tomas dan Toda Desa Pancor.

Muspika Gayam Bapak H. Risman mengatakan, musrenbang bertujuan menggali potensi pembanguanan yang ada di Desa Pancor untuk di musyawarahkan agar dapat tercapai mufakat dalam segala aspek secara tepat dan manfaat guna.

“Selain bertujuan merencanakan pembangunan tapi juga memberikan penilaian dan revisi dari pembangunan desa yang telah di cantumkan dalam Rencana pembangunan jangka menengah desa atau RPJMDES ” ungkapnya.

Sekcam juga menegaskan, program musrenbangdes agar melibatkan para Babinkamtibmas dan Babinsa sebagai aparan pembinaan wilayah desa,karena peran mereka merupakan alat kontrol dan sekaligus pendorong dalam gerakan pelaksanaan hasil musyawarah dilapangan.

Babinsa Koramil 0827/20 Sapudi Setma Maung mengatakan, dalam membahas usulan dari setiap dusun harus di kordinasikan bersama masyarakat di desa untuk mengoptimalkan sasaran pembangunan seduai kesrpakatan bersama.

“Dalam pembangunan baik fisik maupun non fisik harus mengedepankan kwalitas maupun kwantitas agar lebih tepat dan manfaat guna secara maksimal apalagi desa Pancor merupakan salah satu desa percontohan ” ujar Babinsa.

Saudara Iqbal sebagai Pjs Kades Lancor berharap, mari saling memotivasi diri sebagai aparatur desa agar terjalin hubungan komunikasi, sinergitas yang baik dengan masyarakat.

Sementara itu Kapolsek Gayam Iptu Didit S. mengatakan, gunakan forum Musrenbangdes ini untuk memotifasi masyarakat untuk tetap optimis serta saling bekerja sama dan gotong royong membangun Desa.

“Sitem metode Musrenbangdes sesuai aturan regulasi dari pusat jangan sampai tumpang tindih dengan usulan program ADD dan DD ” tutupnya.