Kunjungan Dandim Se-Madura pada Penutupan Lomba Menembak Senapan angin Piala Dandim Cup 2019 di Sumenep

Sumenep – Kodim 0827/Sumenep bekerjasama dengan Perbakin Sumenep menggelar Lomba Menembak Senapan Angin Dandim Cup dalam Rangka Binter Tepadu sebagai rangkaian memperingati HUT TNI ke 74 tahun 2019.

Kegiatan tersebut berlokasi di Lapangan Tembak Kodim 0827/Sumenep Desa Pandian, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Madura – Jawa Timur, digelar sebagai ajang silaturahmi antara atlet menembak se- Madura sekaligus untuk mengasah kemampuan dan sebagai sarana penyaluran bakat para atlet menembak khususnya atlet menembak kota Sumenep dan Madura umumnya.

Lomba menembak senapan angin tersebut diselenggarakan selama dua hari, mulai tanggal 5 hingga 6 Oktober 2019 mampu menyerap lebih dari 300 peserta yang terbagi dari berbagai klas dan kategori.

Katagore atau Kelas yang di perlombakan kemarin antara lain : Klas Jarak 41M/Benchrest Pcp scope, Jarak 33M 3 Posisi / Pcp Scope, Jarak 27M 3 Posisi Pompa Scope, Jarak 25M/Benchrest Wrabf dan Jarak Speed Benchrest 41M, 34M, 27M, 17M Multi Ran.

Hari ke tiga tanggal 7 Oktober ini dilaksanakan kegiatan menembak senapan angin yang dihariri Para Dandim jajaran Korem 084/Bhaskara Jaya diantaranya
Dandim 0826/Pamekasan Letkol Inf M. Effendi MS, S.I.P dan Dandim 0828/Sampang Letkol Czi Ary Syahrizal.

Selain itu hadir pula ketua Pengadilan Negeri Sumenep Ahmad Bukhori, SH. MH. Kepala Kejaksaan Negeri Sumenep Djamaluddin SH. MH, Kalapas Sumenep Beni Hidayat A.m.d,Ip,S.H M,H, ketua Perbakin Kab. Sumenep H. Rifa’i, ketua Perbakin Kab. Sampang Abd. Kodir Asid.

Letkol Inf Ato Sudiatna Dandim 0827 Sumenep menyampaikan, kegiatan menembak hari ini selain sebagai ajang silaturahmi dan latihan sekaligus sebagai ajang evaluasi penyelenggaraan lomba menembak kemarin.

Menurutnya, penyelenggaraan lomba menembak senapan angin di Sumenep merupakan pertama kalinya, tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahan baik dari segi kepanitiaan, pengaturan peserta lomba maupun teknisnya yang perlu perbaikan dan dijadikan pengalaman di lomba – lomba berikutnya.

“Kedatangan para Dandim wilayah Madura dan Perbakin Sampang bisa dikatakan studi banding dan belajar dari pengalaman penyelenggaraan Lomba Menembak yang diadakan di Sumenep”, ujarnya.

Dengan harapan lomba menenmbak yang dalam waktu dekat ini akan diadakan di Sampang dapat lebih baik dan sempurna.

Seperti halnya di Sumenep kemarin, ternyata tidak hanya petembak – petembak se-Madura yang hadir, namun hadir pula petembak dari luar, seperti Kediri, Pasuruan dan Probolinggo.

Masih dari Letkol Inf Ato Sudiatna Dandim Sumenep, untuk sementara ini Perbakin yang sudah berdiri diwilayah madura baru Sumenep dan Sampang dan tentunya akan menyusul Pamekasan dan Sampang, masih dalam proses dan kordinasi serta pengumpulan komunitas petembak – petembak diwilayahnya.

“Belajar dari pengalaman tidak menutup kemungkinan wilayah madura dapat menyelenggarakan lomba menembak dengan tingkat yang lebih tinggi dan setandar nasional”, ungkapnya.

Mengingat petingnya penyelenggaraan limba menembak senapan angi tersebut, selain untuk mencetak atlet-atlet profesional di wilayah Madura sehingga dapat menghasilkan prestasi yang dapat mengakat nama baik kota Sumenep khususnya dan Madura pada umumnya.

Kegiatan tersebut juga sebagai sarana mengakomidir para petembak guna menyalurkan bakatnya dan dari segi keamanan, kita juga dapat mengetahui dan mendata siapa saja masyarakat yang memiliki senjata senapan tersebut.

“Dengan harapan masyarakat yang memiliki senapan angin dapat menggunakannya dengan baik, sesuai aturan hukum dan untuk meraih prestasi”, tutup Dandim 0827 Sumenep. (Pendim)