Milenial Job Centre Jadi Angin Segar Bagi Pemuda Milenial Untuk Raih Karir Impiannya

Pamekasan, Jatim – Kehadiran Emil Elestianto Dardak, Wakil Gubernur Jawa Timur di Gedung Bakorwil Pamekasan bagai angin segar bagi para pemuda milenial se Madura. Senin 25/11.

Pasalnya dalam acara Koordinasi dan Sosialisasi East Java Super Coridor (EJSC) dan Millenial Job Centre (MJC), Emil E. Dardak siap akan membantu, mengupayakan para pemuda milenial untuk mendapatkan lapangan pekerjaan sekalipun tidak memiliki pengalaman kerja sama sekali.

“Sekarang saya tanya, siapa yang ingin kerja? Lalu, perusahaan mana yang akan menerima milenial yang tidak memiliki pengalaman kerja?” tanya Emil pada peserta yang terdiri dari pelajar, mahasiswa dan komunitas digital se Madura.

Jawabannya bisa ditebak, suatu perusahaan pasti akan sulit menerima karyawan yang tidak memiliki pengalaman kerja. Menurutnya fakta tersebut sangatlah tidak adil, semua berhak untuk mendapatkan pekerjaan yang layak.

Dijelaskan oleh Emil, MJC adalah jawaban dari kondisi tersebut. Dalam MJC, millenial akan dipertemukan dengan para mentor yang selanjutnya akan mengerjakan proyek-proyek dari klien. Mentor yang akan menjamin kualitas millenial setalah medapatkan sentuhan mentoring dan optimalisasi talentanya.

“Dengan program MJC, para millenial bisa bekerja secara freelance. Jam dan kapasitas kerjanya bisa diatur sendiri. Saya yakin anak Madura memiliki banyak potensi, terutama millenial yang memiliki ekosistem berbeda dengan generasi-generasi sebelumnya,” ujarnya.

Emil punya pandangan, semua anak-anak muda pada umumnya punya bekal yang cukup untuk berkarir. Utamanya untuk membangun start up. Dan program MJC memang dikembangkan untuk para start up di kalangan milenial.

”Kalau di MJC ini tidak mendorong seseorang bekerja kepada perusahaan atau membuka usaha dengan modal yang butuh modal besar, tetapi menjadi wadah untuk melatih seseorang untuk menjadi pekerja bebas yang profesional dengan memberikan pengetahuan dan membekalinya dengan kemampuan,” ungkapnya.

Dia mengatakan bahwa pihaknya akan mempertemukan milenial dengan mentor dan klien. Untuk kemudian menjalin komunikasi dalam hal peningkatan networking.

“Kami bertugas sebagai mediator, mempertemukan milenial dengan mentor dan klien, yang selanjutnya diharapkan bisa terjalin komunikasi yang mampu meningkatkan networking kaum milenial,” tandas Emil Elestianto Dardak. (Yunk)