Kodim 0827 Sumenep Siap Bersatu Dengan Stakeholder Yang Ada Dalam Penanganan Bencana di Kabupaten Sumenep

Sumenep – Satu SST anggota Kodim 0827 Sumenep mengikuti Apel Gelar pasukan Aman Nusa II 2019 dalam rangka kesiapan penanganan kontijensi bencana tahun 2019 – 2020 di Mapolres Sumenep Jl. Urip Sumoharjo No. 35 Ds. Pabian kec. Kota kab. Sumenep. Rabu (18/12/19).

Hadir dalam acara tersebut Kasdim 0827 Sumenep Mayor Inf R. Hendro Prapto Mukti mewakili Dandim Sumenep, Kajari Sumenep, diwakili Kasubsi penuntutan Surya Rizal Hertady SH, Ketua Pengadilan Agama Sumenep Drs. Subhan Fauzi SH. MH, Kepala BPBD Kab. Sumenep Abd. Rahman Riadi.

Hadir pula Kasi trantibum Satpol PP Sumenep Ibu Nurhartatik, Kabid Tibum Satpol PP Sumenep Fajar Santoso, Dr. Hosmi Kepala PMI Sumenep dan Dinas Sosial Kab. Sumenep A. Dzulkarnain, dimana pimpinan apel tersebut dipimpin oleh wakapolres Sumenep Kompol Andi Febrianto Ali SE.

Mayor Inf R. Hendro Prapto Mukti menyampaikan, di akhir tahun 2019 dan awal tahun 2020 yang akan datang memang merupakan peralihan musim, tidak hanya di Sumenep nanum seluruh di wilayah- wilayah Indonesia.

Menurut Mayor Hendro, di waktu –waktu itulah tidak menutup kemungkinan terjadi adanya bencana alam di wilayah kita, kami TNI khususnya Kodim 0827 Sumenep dan jajaran selalu siap untuk bersatu dengan stageholder yang ada dalam penanganan bencana di Kabupaten Sumenep.

“Terjadinya bencana tentunya tidak pernah kita inginkan, namun kita sebagai aparat abdi negara harus selalu siap dalam situasi apaun untuk berbuat dan bertindak dalam penanganan – penanganan bencana, dengan bersatu dan saling melengkapi baik TNI Polri, unsur pemerintahan daerah, dari Pol PP, BPBD, PMII dan dinas – dinas terkait untuk saling mendukung”, ungkapnya.

Lanjut kasdim 0827, hari ini kita hadir menyamakan persepsi dan pengecekan personel dalam apel gelar yang diadakan oleh Polres Sumenep , guna kesiapan dalam menghadapi apabila terjadi bencana di wilayah Kab. Sumenep.

Wakapolres Sumenep Kompol Andi Febrianto Ali menyampaikan pada amanat apel gelar tersebut mengandung maksud dan tujuan untuk mengecek kesiapan baik personel maupun perlengkapan serta menghimpun semua kekutan yang ada untuk ikut serta berpartisipasi dalam usaha penggulangan bencana baik mencegah maupun pemulihan pasca bencana alam yang tidak dapat dihindarai.

Menurutnya, Dalam upaya penanggulangan bencana perlu ditangani secara komprehensif, multi sektor, terpadu dan terkoordininasi antara stageholder yang ada dimana Kabupaten Sumenep merupakan daerah rawan bencana seperti banjir, tanah longsor, angin putting beliung dan lain sebagainya.

“Koordinasi dan kerjasama yang baik disemua unsur baik Polri, TNI,BPBD , Satpol PP, Dinas kesehatan, Dinas sosial, PMI dan masyarakat lainnya guna tercapainya satu pola pikir dalam menanggulangi bencana yang ada di Kab.Sumenep”, ungkapnya. (Pen0827)