Forum Karanganyar Peduli, Peluang Bagi Sesama, Berbagi ke Anak Yatim Piatu dan Dhuafa

Sumenep, Jatim | suaranasionalnews.co.id – Gerakan nyata sebagai  wadah sosial yang  diketuai oleh seorang perempuan, “Kartini milenial” Hj. Mariyatul Kiptiyah, asal Desa Karang Anyar, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tak banyak dilakukan oleh semua orang.

Melalui Forum Karanganyar Peduli (FKP), rancangan atas karakteristik akan jiwa sosialnya yang tinggi dari pengusaha sukses sang owner Toko DNR Collections, istri dari H. R Edi Febiyanto ini penuh apresiasi dan dukungan. Bahkan sebagaimana catatan awak media, Wakil Bupati Nyai Hj. Dewi Khalifah pernah hadir pada acara FKP, beliau mengapresiasi dan memberi dukungan.

Aksi sosial oleh FKP ini tentu sangat  tepat sasaran. Karena sasarannya dalam aksi sosial yang menjadi agenda rutin setiap bulannya fokus kepada para anak yatim piatu dan dhuafa.

Seperti penyerahan santunan kepada anak yatim dan dhuafa yang berfokus di dua desa sekaligus, yaitu di Desa karang anyar dan pinggir papas, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Senin malam (3/5/2021).

Yang dihadiri Kapolsek Kalianget,Kades Karanganyar, Kades Pinggir Papas, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan segenap pengurus FKP.

“Santunan kali ini, Yatim 70 dan Dhuafa 30,” jelas Ketua FKP, perempuan yang akrab disapa Hj. Kip, istri dari H. Edi akrab di sapa yang eksistensinya tak asing lagi di Kabupaten Sumenep akan sosoknya.

Kapolsek Kalianget, Iptu Maliyanto Efendi, mengaku, keberadaan FKP, sangat mengapresiasi dan mendukung bahwa ada komunitas di masyarakat khususnya di Desa Karanganyar yang sangat peduli kepada kaum dhuafa, fakir miskin dan anak yatim piatu.

“Sehingga kegiatan ini ke depannya bisa lebih ditingkatkan dengan melibatkan para masyarakat kemudian para donatur yang ingin menyumbangkan sebagian hartanya agar kegiatan ini bisa kesinambungan terus bermanfaat bagi masyarakat terutama kepada anak yatim piatu dan dhuafa ini,” kata Kapolsek.

Sehingga juga bisa digetuktularkan kepada masyarakat yang lainnya, bukan hanya mencakup Desa Karanganyar. Supaya juga bisa nanti mencakup memberikan bantuan kepada desa lainnya yang belum terkafer oleh pemerintah.

Senada dengan Kapolsek, Kades Karanganyar, H. Suharto juga berpendapat sama, sangat mengapresiasi keberadaan FKP ditengah-tengah masyarakat.

“Tentu saya mengapresiasi sangat besar, ini juga harus digetuktularkan kepada semua warga yang lainnya biar mendonorkan rezekinya sedikit biar lebih besar dan capaiannya juga biar meluas ke daerah-daerah tetangga seperti Nambakor hingga ke Marengan Laok,” katanya.

Sementara Kades Pinggir Papas, H. Abdul Hayat, mengaku komunitas seperti FKP adalah sesuatu yang sangat positif yang baik, yang patut diapresiasi untuk didukung niat suci dari gerakan FKP untuk mengumpulkan dana yang bersumberkan dari para donatur. Baik yang ada di karanganyar dan sekitarnya untuk memberikan santunan kepada anak yatim dan dhuafa.

“Kami sebagai pemerintah Desa Pinggir Papas  mengapresiasi dan mendukung sepenuhnya agar ke depan bagaimana ini agar lebih berkembang dan menjangkau dari pada desa-desa sekitarnya,” terangnya. (And)