DPUPRKP dan Cipta Karya Sumenep Targetkan Program RTLH BSPS Tuntas Tepat Waktu

Sumenep – Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman  (DPUPRK) dan Cipta Karya Kabupaten Sumenep akan mendampingi tim pelaksana Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Pemprov Jatim, untuk Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada sejumlah wilayah yang tersebar di Kabupaten Sumenep.

Dijelaskan oleh Ir. Mohammad Djakfar, Kepala Dinas PUPRKP dan Cipta Karya Kab. Sumenep, pada program tersebut dianggarkan akan melakukan RTLH pada 1260 rumah yang tidak layak huni.

“Untuk tahun 2019 kita bersama BSPS Jatim akan melakukan rehab pada 1260 rumah yang tidak layak huni,” ujarnya.

Dijelaskan pula, masyarakat penerima manfaat melalui rekening masing-masing akan mendapatkan dana sebesar Rp 17.500.000 yang harus dialokasikan pada pembenahan rumah tempat tinggalnya.

“Dana tersebut akan diterima masyarakat penerima manfaat melalui rekening masing-masing. Dana sebesar 17.500.000 akan dicairkn secara bertahap. Dengan rincian Rp 15.000.000 untuk material dan sisanya sebagai dana pembayaran untuk para tukang,” ungkapnya.

Dia juga berharap program tersebut bisa secepatnya terealisasikan, dan sampai saat ini masih dalam proses verifikasi terhadap masyarakat terkait kelayakan untuk mendapatkatkan RTLH.

“Sampai saat ini masih proses verifikasi, tim pendamping telah lakukan survey di lapangan. Sesuai jadwalnya program RTLH tersebut harus selesai dalam tahun 2019,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Beni Irawan ST. MT Kabid Perumahan menambahkan, DPUPRKP dan Cipta Karya hanya sebagai tim pendamping tekhnis dalam program tersebut. Sekalipun sampai detik ini masih belum realisasi, Beni sangat yakin program tersebut akan bisa dituntaskan sebelum akhir tahun.

“Saat ini masih dalam proses verifikasi kelayakan penerima manfaat oleh petugas, namun saya sangat yakin program tersebut akan berhasil tuntas sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan,” tegasnya. (dhrey)