Budaya Gotong Royong TNI dan Masyarakat Bangun Desa Lewat TMMD

Sumenep, Jatim | suaranasionalnews.co.idManunggal Membangun Desa (TMMD) yang telah dilaksanakan sejak 1980 silam, pada tahun 2021 ini telah memasuki TMMD yang ke-110.

TMMD merupakan Program terpadu lintas sektoral yang melibatkan TNI, Kementerian/Lembaga Pemerintah non-Kementerian, dan Pemerintah Daerah, serta segenap komponen masyarakat di wilayah masing-masing.

Dansatgas TMMD ke 110 Kabupaten Sumenep, Letkol Inf. Nur Cholis, Amd. Secara umum program TMMD yang disusun secara bottom up planning ini bertujuan untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah. Juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya yang berada di daerah yang masih tertinggal, terpencil, dan wilayah perbatasan, melalui pembangunan fisik dan nonfisik.

Selain itu, TMMD juga merupakan perwujudan dari Operasi Bhakti TNI, pada program Operasi Militer Selain Perang (OMSP), untuk menggugah partisipasi aktif masyarakat dalam membangun daerahnya serta wahana memantapkan kemanunggalan TNI-Rakyat, dalam rangka menyiapkan ruang juang, alat juang, dan kondisi juang yang tangguh.

Dalam pelaksanaannya, TNI tidak bekerja sendiri. TNI menggandeng banyak pihak. Pada TMMD ke-110 dengan tema “TNI Bersinergi Membangun Negeri” Membangun untuk Meningkatkan Ke-sejahteraan Masyarakat’. Ulasnya.

Dan Satgas TMMD Kodim 0827 Sumenep yaitu Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Nur Cholis, A.Md, berharap agar semangat gotong royong tersebut bisa terus terjaga hingga pengerjaan pembangunan fisik rampung sesuai target.

Ia menambahkan, pelaksanaan TMMD yang hanya sebulan sejak 2 – 31 Maret 2021 diharapkan selesai sesuai target.

“Harapannya semua program TMMD baik fisik maupun non fisik selesai sesuai target,” ungkapnya.

Selain untuk TNI membantu percepatan pembangunan masyarakat di pedesaan, namun TMMD ini juga untuk mendorong agar masyarakat dapat mandiri. Imbuh Dandim Nur Cholis pada Kamis (11 Maret 2021). (Pendim 0827/Sumenep)