Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2019, Letkol Inf Ato Sudiatna Sebagai Inspektur Upacara

Sumenep – Kodim 0827 Sumenep gelar pelaksanaan upacara dalam rangka hari Kesaktian Pancasila di lapangan Makodim Jln. Kesatrian No. 01 Kelurahan Pajagalan Kec. Kota, Kab. Sumenep, Jawa Timur. Selasa (01/10).

Dalam upacara Hari Kesaktian Pancasila 01 Oktober 2019, Dandim 0827 Sumenep Letkol Inf Ato Sudiatna bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Pejabat upacara selaku Danup Kapten Inf. Sarkun Danramil 0827/01 Kota, Perwira upacara Kapten Inf. Imam Fitri Harto Pasipers Kodim, Pembaca UUD 1945 Letda. Inf Chamim selaku Pasandi, Pembaca ikrar 1 Oktober Kapten Chb Ardi Sumarja, Danramil 0827/05 Lenteng dan sebagai pembaca do’a Kapten Inf. Abdurrahman Danramil 0827/11 Pasongsongan serta dihadiri anggota Koramil jajaran.

Selain anggota militer, puluhan anggota Persit Kartika Candra Kirana Cabang XLVI Kodim 0827 Sumenep turut hadir melaksanakan upacara dibawah pimpinan langsung Ketua Persit Ny. Imeilda Sudiatna.

Sedangkan tujuan pelaksanaan upacara tersebut untuk mengenang, memperingati dan menghargai jasa-jasa para Pahlawan Revolusi yang telah gugur dalam mempertahankan Falsafah Negara Indonesia.

Seperti yang kita ketahui bersama, aksi pengkhianatan G 30 S/PKI diwarnai dengan kekejaman yang tidak manusiawi. Gerakan tersebut sangatlah tidak berprikemanusiaan dan sangat anti Pancasila.

Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasia tahun 2019 mengambil tema,” Pancasila sebagai dasar penguatan karakter bangsa menuju Indonesia maju dan bahagia”.

Berbeda dengan upacara lainnya, upacara hari Kesaktian Pancasila dibuka dengan lagu hymne mengheningkan cipta, lalu pembacaan naskah Pembukaan UUD Tahun 1945 dilanjutkan pembacaan ikrar mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan pembacaan do’a.

Letkol Inf Ato Sudiatna Dandim 0827 Sumenep mengatakan, upacara ini sebagai momentum untuk memperingati dan mengenang kembali peristiwa kelam yang terjadi 54 tahun silam.

“Dengan harapan, seluruh elemen masyarakat dan seluruh rakyat Indonesia terus mengingat, mengenang peristiwa tersebut. Supaya untuk saat ini dan selanjutnya tidak terjadi lagi hal serupa,” ungkapnya.

Dandim 0827 melalui media ini kembali mengingatkan pada semua pihak tentang begitu pentingnya untuk selalu mewaspadai adanya bahaya laten komunis, sebab komunis merupakan paham yang tidak sesuai dengan falsafah dan ciri khas bangsa Indonesia.

Bahaya laten bisa dari dalam negeri maupun luar negeri dan bahaya laten itulah yang sangat berbahaya bagi kelangsungan keutuhan NKRI, karena musuh didalamnya tidak terlihat yang berada disekeliling kita.

“Dengan memperingati hari Kesaktian Pancasila ini, kita harus pertahankan Pancasila sebagai Idiologi Bangsa sampai kapanpun dan harus berpegang teguh serta berpedoman kepada ideologi Pancasila,” tutupnya. (Pray/Pendim)