Guna Realisasikan Bimbel, Dewan Guru di SMPN I Sumenep Infaqkan Dana Sertifikasinya

Sumenep, Jatim| suaranasionalnews.co.id Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Sumenep, Syaiful Rahman menepis tudingan miring adanya praktek pungutan liar (Pungli) di sekolah naungannya.

Seperti yang di jelaskan oleh Syaiful pada media ini, beberapa waktu lalu ada sejumlah media online yang mengangkat pemberitan tentang adanya praktek Pungli, pemungutan uang pada siswa untuk kegiatan bimbingan belajar ( Bimbel) persiapan ujian nasional sebesar 150 ribu per siswa. Jum’at 17/04/2020.

“Disekolah kita tidak ada yang namanya pungli, kami tidak pernah meminta uang Bimbel pada siswa,” ujarnya.

Dikatakannya lagi, pihak komite sekolah memiliki inisiatif untuk memberikan sumbangan pada sekolah. Sesuai dengan rapat yang dilakukan komite, disepakati bahwa 341 siswa kelas IX akan menyerahkan sumbangan sebesar Rp 150 ribu per siswa.

“Itu merupakan sumbangan, dan kebijakan tersebut merupakan hasil dari rapat para komite,” pungkas syamsul.

Jika ditotal keseluruhan, hasil sumbangan dari para siswa tersebut belum cukup untuk menutupi kebutuhan pelaksanaan kegiatan Bimbel, dan untuk melengkapinya maka pihak sekolah melalui dewan guru mengambil langkah mendonasikan sebagian dana sertifikasinya guna di alokasikan pada kegiatan Bimbel.

“Sebenarnya dana hasil dari sumbangan siswa tidak cukup untuk pembiayaan Bimbel, jadi para dewan guru yang bersertifikasi sepakat untuk membantu dengan cara menginfaqkan dana sertifikasinya pada kegiatan bimbingan belajar tersebut,” tambahnya. (And)