Gali Informasi Atas Dugaan Adanya Gratifikasi Untuk Pencairan DD/ADD TA. 2020 Kec. Saronggi

Sumenep, Jatim| suaranasionalnews.co.id Melanjutkan pemberitaan sebelumnya, terkait adanya informasi dari masyarakat yang menyebutkan adanya pertemuan yang dilakukan oleh Kepala Desa se Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur untuk membahas dugaan adanya usaha gratifikasi pada pencairan DD/ADD tahap II TA. 2020 di Kecamatan Saronggi, Riedhawi salah satu tokoh masyarakat, melanjutkan dengan lakukan klarifikasi pada sejumlah Kades terkait.

Diantaranya adalah Taufikur Rahman, suami dari Kepala Desa Juluk, yang juga saat itu sebagai tuan rumah dari pertemuan tersebut.

“Sebagai tindak lanjut dari informasi yang di terima waktu lalu, kita langsung mencoba untuk klarifikasi pada Taufikur Rahman, suami Kades Juluk,” ujar nya.

Dan hasilnya, Taufikur Rahman mengiyakan bahwa tepat Hari Senin tertanggal 27 April 2020 silam, sekitar pukul 21.00 WIB, sejumlah Kades yang berada di wilayah Kecamatan Saronggi melakukan pertemuan di teras rumahnya, yang beralamat di Jalan Raya Saronggi, Dusun Semtani, Desa Juluk, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep.

“Yang bersangkutan mengakui bahwasanya memang benar ada pertemuan para Kades di rumahnya. Namun beliau tidak menjelaskan secara gamblang tentang isi pertemuan tersebut,” tandas Riedhawi.

Ditegaskan oleh Riedhawi pada media ini, agar mendapatkan kejelasan benar atau tidaknya data informasi yang dikantonginya, pihaknya akan terus gali informasi, investigasi pada pihak-pihak terkait.

“Kita akan terus gali informasi, sampai menemukan kejelasan atas status data informasi yang kita kantongi saat ini,” pungkasnya. (Tiem)