Arahan Dandim 0827 Pada Deklarasi Damai Pilkades Serentak 2019 di Kabupaten Sumenep

Sumenep – Deklarasi damai pemilihan kepala desa serentak tahun 2019 yang diadakan Pemda Sumenep di Gedung graha wicaksana abdi negara (Korpri) jl. DR. Cipto desa Kolor Kecamatan Kota kabupaten Sumenep yang diikuti semua lapisan pemerintahan dan aspek terkait. Rabu (23/10/19).

Dalam acara tersebut tampak hadir Bupati Sumenep, DR. A. Busyro karim, M. SI, Komandan Kodim 0827/Sumenep, Letkol lnf Ato Sudiatna, Kapolres sumenep, AKBP Muslimin, SIK, Kepala Pengadilan Negri Sumemep, Ahmad Bukhori, SH. MH, Kajari Sumenep, Jamaludin, SH. MH, Kadis PMD sumemep, Moh. Ramli, S. Sos, M. SI, Jajaran pimpinan OPD kab. Sumenep, Para camat, Para Danramil dan Babinsa Kodim 0827 Sumenep, Para Kapolsek dan Babinkamtibmas polres Sumenep, para calon kepala desa, BPD dan panitia pilkades 2019.

Acara Deklarasi Damai Pemilihan Kepala Desa Serentak Tahun 2019 Kabupaten Sumenep diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan do’a yang dipimpin oleh Ustadz Ahmad Fauzi dilanjutkan laporan Kadis PMD Kab. Sumenep kemudian Pengarahan oleh Kapolres dan Dandim 0827 serta Bupati Sumenep dan diahiri dengan Pembacaan dan penandatanganan Deklarasi Damai Pemilihan Kepala Desa Serentak Tahun 2019.

Dalam pengarahannya, Komandan Kodim 0827 Sumenep Letkol Inf Ato Sudiatna mengatakan, para panitia penyelenggara Pilkades harus bias melaksanakan tugas dengan baik dan hindari adanya kecurangan, terkhusus kepada para calon Kades sebayak 226 desa yang akan melaksanakan pemilihan dari 600 lebih yang ikut menjadi kontestan/cakades.

“Kemudian perlu dipedomani dalam rangka pemilihan, dilevel dan tingkat manapun itu sudah biasa, adanya kompetisi pasti ada yang menang dan kalah dan sudah dipastikan yang menang ada 226 orang dari 226 desa yang melaksanakan pilkades”, ungkapnya.

Dandim juga berpesan, pada saat masa kampanye dan pelaksanaan tahapan – tahapan selanjutnya silahkan bersaing dan berkompetisi yang sehat ddan jujur, Ingat apapun yang terjadi di desa saudara – saudara ( Cakades) yang terkena dampaknya adalah masyarakat, baik buruknya pemilihan di desa yang mendapat dampaknya dari baik buruknya hasil pemilian adalah tak lain masyarakat desa anda sendiri.

Keberadaan Kodim 0827 Sumenep di daerah dan seluruh Kodim – Kodim diseluruh Indonesia adalan bertujuan untuk membantu Pemerintah daerah dalam menjaga, mengamankan, mendukung Pembangunan dan semata – mata untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakyat.

“Saya harap paca Cakades harus berpikir untuk memajukan kesejahteraan masyarakat dimana Kades merupakan pengabdian kepada masyarakat desa setempat sesuai denagn apa yang di kampanyekan nanti”, tutur Dandim Letkol Ato.

Lanjut dandim, Kalaupun ada masalah dan kendala selesaikanlan dengan cara – cara yang baik, sehat, dan musyawarah mufakat tanpa harus dengan kekerasan atau bentrokan.

Perlu dipahami, Anggota Kodim 0827 dalam hal ini sebagai pasukan perbantuan Polres Sumenep dan sesuai tugas dilapangan sebatas membatu dan membekup tugas kepolisian sehingga pihak kita akan jarang ada di lapangan.

“Dalam Pilkades Tidak ada anggota Babinsa yang ada di lingkup TPS karena sudah kewajiban mereka untuk menjaga Nertalitas TNI lalu akan menindak tegas dan tidak ragu kepada anggota Kodim 0827 Sumenep yang bertindak tidak bersikap netral dalan pilkades ini”, Tutup Letkol Inf Ato Sudiatna. (Pray/Pendim)