Andalkan Mutu dan Kualitas, SMA Hangtuah Siap Gembleng Siswa Baru

Makassar | suaranasionalnews.co.id  Dengan ditutupnya sistem penerimaan siswa baru secara PPDB Online oleh sekolah negeri. Sekolah swastapun masing-masing memiliki strategi untuk menggaet para calon murid baru.

Namun tidak dengan SMA Hangtuah yang beralamat di Jl. Serdako Usman Ali Kompleks TNI AL Dewa Kang No 35 Kecamatan Ujung Tanah Makassar. Pasalnya, hal tersebut dianggap biasa saja seperti rutinitas tahunan.

Pihak SMA Hangtuah Makassar tidak perlu melakukan strategi atau upaya yang luar biasa dari sekolahnya demi mendapat perhatian calon murid baru.

Diketahui, SMA Hangtuah Makassar salah satu sekolah terakreditasi A.

“Kami tidak hanya mengandalkan Akreditasi, tapi yang kami berikan ke anak didik yakni mutu dan kualitas pembelajaran,” ungkap Nasrul, S.Pd saat memberikan keterangan kepada awak media, Rabu (5/8/20).

Tidak hanya itu, sekolahnya juga aktif membina kegiatan ekstrakurikuler dan organisasi sekolah.

“Banyak anak kami berprestasi dibidang ekstrakurikuler tentunya tidak hanya di akademik. Begitupun kami memfasilitasi anak didik kami untuk mengembangkan bakat dan SDM nya di beberapa organisasi sekolah yang ada,” tambahnya.

Ia juga membeberkan, jika para pengajar di Sekolahnya rata-rata guru yang mumpuni di bidang studi masing-masing.

“Tentunya dengan Tenaga Pengajar dan sarana prasarana yang kami miliki sekarang kami bisa janjikan mutu dan kualitas pembelajaran di sekolah agar anak didik kami dapat bersaing dan berprestasi,” jelas Nasrul.

Tidak hanya itu, Nasrul juga mengungkapkan jika ada beberapa bidang studi yang tidak akan didapatkan di sekolah lain, salah satunya tentang bahari.

“Kami disini juga melatih kedisiplinan para peserta didik, dimana sekolah kami memang di bawah yayasan kemiliteran sehingga akan jadi modal kedepannya jika mereka bercita-cita untuk menjadi prajurit Kepolisian atau Tentara,” pungkasnya.

Namun, Nasrul juga berharap kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan khususnya Dinas Pendidikan agar juga memperhatikan nasib para sekolah swasta. Agar para calon murid tidak hanya didominasi ditampung di sekolah negeri.

(Fajar Udin)