Warga Kalipuro Menagih Janji Untuk Jalan Yang Rusak Diperbaiki

Banyuwangi | suaranasionalnews.co.id – Warga kesel terkait janji-janji kelurahan kalipuro yang selama ini belum terealisasi untuk akses jalan yang menuju ke sekolah MTS Darussalam dan jalan alternatif, sedangkan yang di depan kelurahan kalipuro ada kegiatan Pasar Reboan itu sudah berjalan lama dan keinginan warga belum tereliasisi selama 15 tahun, Rabu 11 Desember 2019.

“Di lingkungan krajan RT 02 Rw 01 kelurahan Kalipuro kecamatan Kalipuro yang selama ini  belum pernah di perhatikan keinginan warga,  tetapi saat ini telah di tutup jalannya dengan tanah uruk oleh warga sehingga menutup akses jalan yang merasa di duga di dholimi oleh pemerintah kelurahan kalipuro”

Menurut RT2  Sahril  mengakatan, saya berbicara banyak di musren bangkel waktu itu kendala yang selama ini di lingkungan krajan kok dak pernah dapat realisasi dari akses jalan  dan lainnya sedangkan di lingkungan kami ini ibukotanya kelurahan  kalipuro, waktu dulu tahun  2016 di janjikan di bangun kami diam dan sampai saya sampaikan ke jam’iyah tetapi belum dapat bantuan dan di tahun 2017 di janjikan lagi, juga dak ada kabar kami diam sampai sekarang, ujarnya

Masih kata Sahril selaku RT 02  menyampaikan, kami warga setiap kegiatan kelurahan selalu warga aktif baik bayar pajak, dan juga kegiatan kerja bakti ,kegiatan karnaval kita warga selalu mengikuti, apa yang di mintak kelurahan ,tambahnya Rt 02 Sahril.

Diteruskan kewarga saat awak media mengkomfirmasi Agus Somat selaku warga Lingkungan krajan Rt05 RW01 menyatakan,” ini warga kesal pada pak lurah yang  selama 15 tahun selalu menjajikan mengaspal jalan kami ternyata belum di realisasi  hingga sekarang itulah sebabnya warga menutup akses jalan yang menuju Sekolahan Mts Darussam dan jalan artenatif penganti jalan, jalur kegiatan Pasar Rabuan yang menganggu jalanya pasar. makanya sekarang di tutup jalan tersebut supaya pak lurah bisa membantu di aspal jalan alternatif tersebut,” ulasnya Agus somat

Di lanjut agus somat menyampaikan, tetapi kami warga sudah rapat di janjikan tahun 2020 di bantu pengaspalan oleh pak camat dan kami di suruh meratakan jalan supaya bisa di lewati dan warga setuju akan di kembalikan rata tanah uruk tersebut, tambahnya Agus Somat.

Camat kalipuro Hendri swartono menghimbau,” Ini warga sebenarnya menguruk jalan untuk di ratakan supaya bisa di lewati dan akan di perbaiki jalan tersebut melalui (DAK) dikerjakan tahun 2020 nanti.

Saya mengharap pada masyarakat semua sekecamatan kalipuro mohon di perhatikan pajaknya apa sudah membayar jangan hanya menuntut hak nya aja tapi bantu kecamatan tentang Pajak nya tolong lah masyarakat sadar diri jangan tidak membayar, ujarnya camat.

Di lanjut camat Hendri swartono menyampaikan, kenapa masyarakat banyak mengeluk masalah Membayar Pajak yang di bilang gagal panen lah dan sebagainya ini berarti  masyarakat kurang peduli pada Pemerintah, padahal ini bentuk untuk kembali kemasyarakat lagi demi lancarnya pembagunan makanya masyarakat jangan bisanya menuntut tapi bersama sama saling membantu untuk Banyuwangi sejahtera, tambahnya Camat kalipuro Hendri. (Hry)