Tampa Alasan Jelas, Pelapor Camat Gayam Cabut Surat Laporannya

Sumenep – Sempat viral diberitakan di berbagai media, tentang dilayangkannya surat pernyataan tertanggal 10 Juni 2019 kepada Bupati Sumenep, Drs. KH. A. Busyro Karim M.Si yang ditandatangani oleh puluhan Kepala Desa dan tokoh masyarakat Kecamatan Gayam, yang menyebutkan Camat Gayam RB. Mansur sering tidak masuk kantor, ternyata surat tersebut telah DICABUT oleh pihak yang bersangkutan.

Hal tersebut diungkap oleh Inspektur Titik Suryati, Inspektorat Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur pada sejumlah media. “Inspektorat Sumenep juga mendapatkan surat tembusan dari pernyataan tersebut. Tapi informasi yang saya dengar surat pernyataan tersebut telah dicabut oleh yang bersangkutan,” ungkapnya.

Ia juga menerangkan, alasan mengapa Inspektorat belum melakukan tindakan apapun terhadap Camat Gayam, RB. Mansyur. Surat pernyataan tersebut ‘ditujukan dan telah diterima’ oleh bupati dan pihak Inspektorat hanya menerima surat tembusan saja.

“Surat tersebut telah diterima bupati, namun belum sampai atau belum ada intruksi dari bupati terhadap Inspektorat,” ujarnya.

Ditanya terkait sanksi jika ada Pegawai Negeri Sipil yang melanggar kedisiplinan, dengan tegas Titik mengatakan, pihaknya akan mengacu pada Peraturan Pemerintah RI Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

“Kita mengacu pada PP. No 53, akan ada pemanggilan terhadap terlapor, beserta para stafnya untuk dimintai keterangan. Telah diatur pula tentang sanksi sesuai dengan tingkat pelanggarannya,” tambahnya. (yud1, dhrey)