Senam Bersama Lanjut Jalan Sehat Guna Peringati Hari Jadi Banyuwangi Yang Ke-248

Banyuwangi | suaranasionalnews.co.id Desa Taman Suruh  kecamatan Glagah melakukan giat senam Bersama di lanjutkan jalan santai dan berhadiah Doorpreze dalam memperingati harjaba yang ke 248 untuk masyarakat tumbuh hidup sehat, pukul 6.30 wib pagi minggu 29/12/19.

“Setelah Senam pagi masyarakat melanjutkan jalan sehat melewati dusun Lemarang, Dusun wonosari, Dusun andong,  jarak tempuh kurang lebih 4 km Dan finish desa taman suruh”

Saat di wawancarai oleh awak media kepala Desa Taman Suruh Teguh Eko Rahardi menyampaikan, momen memperingati Harjaba 248 ini sebenarnya kita ingin adakan dengan kegiatan upacara di puncak agung melibatkan semua Forkompides, anak anak sekolah dan masyarakat sekitar tetapi kebetulan barengan anak anak sekolah libur sehingga di wujudkan dengan Giat  Tasyakuran, Lomba futsal dari tingkat SD,SMP, Beserta karangtaruna,  juga Senam dan jalan sehat dengan mendapatkan Doopreze ini pun anggaran dari APBDES yang kami lakukan untuk masyarakat dan kami kembalikan ke masyarakat.

“Dalam membangun desa saya akan memenuhi terobosan teroban untuk meningkatkan sumber daya ekonomi masyarakat”.

Tugas fungsi pemimpin menyenangkan hati rakyat supaya sejahtera dan kita juga akan suport semua kegiatan masyarakat baik distinasi wisata dan lainnya apalagi kita sudah punya agro wisata tinggal mengembangkan bagaimana desa bisa lebih maju kedepannya, tuturnya Teguh.

Di lanjut oleh kades taman suruh Teguh mengatakan, kita akan membuat Wisata Edukasi, budidaya ikan juga pakan ikan  dari ampas tahu,, wisata edukasi taman bermain dan lain sebagainya.

Pada tanggal 3 nanti kami adakan pengajian umum dari 5 dusun yang akan saya gilir di mulai dari dusun mondo lukok  di halaman SDN, pengajian  tersebut akan di hadiri gus Maki, imbuhnya Teguh.

Camat Glagah ASTORIK S. SOS. Mengatakan”,saya selaku pemerintah kecamatan sangat apresiasi dengan adanya kegiatan ini berarti ada kepedulian kepala desa dan semakin memper erat rasa kebersamaan yang dimiliki masyarakat kepada pemerintah desa juga kita belajar mencintai Banyuwangi yang usia 248 ini.

Sekian tahun desa taman suruh di tunggu lebih baik dan lebih maju lagi, oleh karena itu pertemuan pertemuan kita gerakan supaya bisa berbaur sama sama membangun desa taman suruh, dan saya apresiasi kepala desa yang baru ini mulai jenggirat membangun desanya,” ulasnya  Astori .
(Hry)