Letkol Inf. Ato Sudiatna Bersama Anggota Forkopimda Sumenep Siap Sukseskan Gerakan Percepatan Tanam Padi

Sumenep, Jatim| suaranasionalnews.co.id – Komandan Kodim 0827/Sumenep, Letkol Inf. Ato Sudiatna bersama sejumlah anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sumenep gelar Kegiatan Gerakan Percepatan Tanam Padi Tahun 2020. Jumat, 19/06/2020.

Dalam kegiatan yang berlangsung di Desa Babalan, Kecamatan Batuan, Kabupaten setempat, para petani setempat secara simbolis melakukan penyerahan bibit/benih persemaian padi pada Ir. Hadi Sulistyo M.Si selaku Kepala Dinas Pertanian dan Pertahanan Pangan tingkat Provinsi Jawa Timur tanda dimulainya gerakan percepatan tanam padi, yang kemudian dilanjut dengan penanaman padi oleh segenap anggota Forkopimda Sumenep sambil teriakkan semboyan ‘Kita Bersama, Pangan Tersedia’.

Wabup Kabupaten Sumenep, Achmad Fauzi dalam sambutannya menerangkan bahwa Kabupaten Sumenep merupakan daerah yang memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar.

Untuk lahan sawah ada 25.681,69 hektar sedangkan untuk non sawah mencapai 117.341 hektar. “Lahan luas tersebut bisa ditanami berbagai komoditi, diantaranya padi, jagung, kedelai, kacang tanah, kacang hijau, ketela pohon dan ketela rambat,” ujarnya.

Pemkab Sumenep juga sengaja terus memperluas lahan hijaunya. Terhitung sejak bulan Oktober-Maret tahun 1908/2019, lahan padi di Kabupaten Sumenep ada 27.412 hektar. Dan untuk Oktober-Maret 2019/2020 ada penambahan hingga berubah menjadi 30.935 hektar.

“Kita berhasil melakukan peningkatan pada lahan hijau/tanam. Kita surplus seluas 3.523 hektar dibandingkan tahun sebelumnya,” pungkasnya.

Kadispertan Provinsi Jatim sangat mengapresiasi surplus untuk lahan tanam di Kabupaten Sumenep. Disebutkan olehnya, saat ini Provinsi Jawa Timur merupakan daerah penghasil beras nasional. Bahkan menjadi pemasok 17 % kebutuhan pangan nasional.

“Oleh karena itu, Ibu Gubernur menghimbau pada semua kepala daerah yang ada di Jawa Timur untuk melakukan percepatan tanam padi,” Ir. Hadi Sulistyo M.Si menerangkan.

Dalam kesempatan tersebut, Kadispertan Prov. Jatim melakukan peninjauan pada beberapa hasil tani unggulan seperti lombok, tomat, timun, terong, sayur, kacang dll. Selain itu sempat mencicipi keripik serta sambel khas Sumenep. Yang kemudian dilanjutkan dengan meninjau sejumlah lokasi yang menjadi tempat mengolah/menggiling hasil pertanian.

Para rombongan selanjutnya bergeser pada lokasi penggilingan padi yang dikelola oleh Kelompok Tani Al-Barokah Ares Temor, Desa Talang, Kecamatan Saronggi. Di sesi ini, Sa’dawi Jayadi, Koordinator Penyuluh Kecamatan Rubaru mendapat tugas untuk memaparkan semua aspek yang berkaitan dengan tata cara, proses pengolahan, hingga jenis-jenis mesin yang dipakai untuk mengolah hasil pertanian.

Disela sesi peninjauan tersebut, Dandim Sumenep, Letkol Inf. Ato Sudiatna sempat menuturkan pada media ini, harus ada kerjasama sinergitas dari semua elemen. Para petani wajib meningkatkan koordinasinya antar sesama kelompok tani, terutamanya juga pada pemerintah daerah melalui Dispertan agar produksinya makin meningkat.

“Peningkatan produksi tanaman pangan perlu dilakukan. Baik dari segi kualitas, ataupun kuantitasnya. Dengan bertambahnya waktu, kebutuhan pangan akan makin meningkat, selaras dengan bertambahnya jumlah penduduk yang makin padat,” tandas Letkol Inf. Ato Sudiatna. (And)