DPU Bina Marga Buka Suara Terkait Jalan Ketawang Laok – Jembatan Pangorai Ganding

Sumenep – Menyikapi adanya aksi sejumlah warga yang melakukan protes terhadap penutupan akses Jalan Ketawang Laok – Jembatan Pangorai Ganding oleh pihak Pemkab Sumenep, melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga Kabupaten Sumenep, Jawa Timur buka suara.

Melalui tim media ini, Agus Arif Hidayat, Kepala Bidang Bina Teknik DPU Bina Marga Sumenep menjelaskan, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 34 Tahun 2006 yang jadi acuan. Dalam PP tersebut dijabarkan secara lengkap bahwa penyelenggara jalan kabupaten merupakan kewenangan pemerintah kabupaten.

“Pada Pasal 93 Ayat 1 disebutkan bahwa, penyelenggara jalan wajib menjaga kelancaran dan keselamatan lalu lintas selama pelaksanaan konstruksi jalan. Dan yang dimaksud sebagai penyelenggara adalah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, yaitu DPU Bina Marga,” ujarnya.

Agus juga mengungkapkan, pihaknya memiliki kewenangan penuh untuk mengeluarkan izin untuk penutupan jalan. Dan untuk sementara Jalan Ketawang Laok – Jembatan Pangorai sengaja ditutup karena sedang ada kegiatan proyek peningkatan jalan.

“Jalan tersebut kita tutup karena ada kegiatan proyek perbaikan jalan dan jembatan. Yang dilaksanakan oleh CV Bunabu Iman, dengan nilai kontrak Rp 1,65 miliar bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBD Sumenep tahun 2019. Dan harus diselesaikan dalam 120 hari masa kalender,” terang Agus panjang lebar. (and,tim)