Bupati Sumenep Buka Langsung victoria Cup 3

Sumenep – Ribuan kicau mania berasal dari berbagai daerah di Indonesia memeriahkan Victoria Cup 3 Mahadewa Single Fighter tingkat Nasional tahun 2019.

Perhelatan akbar tersebut juga dihadiri oleh Bupati Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si, Wakil Bupati Achmad Fauzi, SH, Kepala Kejaksaan Negeri Sumenep Bambang Panca Wahyudi dan Ketua DPRD Sumenep Herman Dali Kusma, dan secara simbolis ikut menggantungkan sangkar burung di lapangan Gantangan Mahadewa Desa Pangarangan sebagai tanda dimulainya lomba.

“Kami sangat mengapresiasi lomba burung kicau yang digelar Mahadewa Sumenep. Selamat dan terima kasih atas terselenggaranya lomba itu,” kata Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si pada pembukaan lomba, Minggu (14/07/2019).

Bupati berharap, panitia penyelenggara menjadikan lomba itu sebagai agenda tahunan, karena animo kicau mania sangat tinggi, bahkan pelaksanaannya lebih meriah dari tahun ini.

“Kami melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga siap menjalin kerja sama untuk memberikan dukungan mengadakan kegiatan seperti ini di tahun mendatang,” tutur Bupati dua periode ini.

Bupati menyampaikan terima kasih kepada pihak penyelenggara yang telah mendatangkan peserta dari berbagai daerah di Indonesia, sehingga para kicau mania ikut berpartisipasi mempromosikan potensi Kabupaten Sumenep.

“Saya mengajak masyarakat melalui hobi atau kesenangan harus berefek positif bagi pembangunan di daerah, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumenep,” ujarnya.

Mahadewa menggelar Victoria Cup 3 Single Fighter tingkat Nasional dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT)-nya pada tahun ini, bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri Sumenep.

Sementara Owner (pemilik) Mahadewa Sumenep, Firman Agung mengungkapkan, jumlah peserta sebanyak 1.570 burung dengan jenis lombanya adalah love bird dewasa, murai batu, cucak hijau, kenari dan kacer.

“Pesertanya tidak hanya pecinta burung love bird dari Madura saja, melainkan dari berbagai daerah di Indonesia seperti Yogyakarta, Kalimantan, Cirebon, Jakarta dan daerah lainnya,” pungkasnya. (and/sik)