BNN Sumenep Sambut Hani Dengan Dialog Interaktif Bersama Kak Seto

Sumenep, Jawa Timur
Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (Hani), BNN Kabupaten Sumenep gelar dialog nasional P4GN bertemakan ‘Milenial Sehat Tanpa Narkoba Menuju Indonesia Emas’, dengan mendatangkan Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Dr. Seto Mulyadi (kak Seto), Psi, M.Psi sebagai narasumber. Selasa, 25/06.

Bertempat di Ball Room PT. Garam (Persero) Jl. Raya Kalianget Ds. Kalianget Timur Kec. Kalinget Kab. Sumenep, kegiatan tersebut berlangsung sangat interaktif dan dihadiri oleh berbagai pihak.

Diantaranya adalah Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim M.S.I., Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, Komandan Kodim 0827 / Sumenep, Letkol Inf. Ato Sudiatna, Kapolres Sumenep diwakili oleh Kabagren Polres Sumenep, Kompol Endri, SH, Kajari Sumenep, Bambang Panca Wahyudi Hariadi, SH. MH, Ketua DPRD Sumenep, H. Herman Dali Kusuma, MH, Dirut PT. Garam (Persero), Drs. Budi Sasongko M. H. MM. Dan banyak lainnya.

Dalam pemaparan yang dilakukan Kepala BNN Sumenep, Bambang Sutrisno, SE. MM, Melihat kondisi sekarang ini, ancama terhadap narkoba di negara kita sudah pada stadium darurat. Narkoba tidak lagi menyerang orang dewasa tetapi juga sudah pada usia anak-anak dan remaja.

“BNN Kab. Sumenep harus lebih ofensif, ambisius, aktif dan berinisiatif melalui langkah langkah strategi dan lainya sehingga narkoba agar tidak menjalar dan menggerogoti anak anak di Kab. Sumenep,” ujarnya.

Bupati Sumenep Dr. KH. A. Busyro Karim M.S.I sangat mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan Sosialisasi Bahaya Narkoba ini.

“Pemkab Sumenep mengapresiasikan kinerja BNN Sumenep pada tahun 2018 telah berhasil menangani tindak pidana narkoba ada 7 laporan khusus narkoba, 8 tersangka dengan barang bukti sabu sebanyak 7,9 gram, tahun 2019 sebanyak 2,8 gram,” ungkapnya.

Dikesempatan itu pula, Komandan Kodim 0827 / Sumenep, Letkol Inf. Ato Sudiatna menambahkan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, dengan berbagai implikasi dan dampak negatifnya, merupakan suatu masalah Internasional maupun Nasional yang sangat kompleks yang dapat merusak dan mengancam kehidupan masyarakat, bangsa dan negara, serta dapat melemahkan ketahanan nasional dan menghambat jalannya pembangunan.

“Peran orangtua bersama-sama dengan pemerintah serta unsur masyarakat lainnya harus dapat menjadi benteng dalam rangka memerangi kejahatan narkoba serta menyelamatkan generasi muda kita dari kejahatan narkoa,” tambahnya.

Diinformasikan pula, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara BNN dengan PT Garam (Persero). (And)