Bupati Sumenep Launching Puskesmas BLUD

Sumenep, Jatim| suaranasionalnews.co.id – Bupati Sumenep melaunching sejumlah Puskesmas BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) Kabupaten Sumenep, sekaligus melakukan pendistribusian Vaksin Covid 19 yang secara simbolis diserahkan kepada Kapus Saronggi dan Kapus Kangayan yang didampingi Agus Mulyono, MCH., Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep. Selasa 26/01/2021.

Dalam sambutannya, DR. KH. Abusyro Karim M.Si., mewakili Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengucapkan banyak terima kasih terhadap semua pihak terutamanya pada keluarga besar Dinas Kesehatan yang terus semangat dalam memerangi Pendemi Covid 19, hingga telah sampai pada tahap pelaksanaan vaksinasi.

“Terima kasih pada keluarga besar Dinkes Sumenep yang tetap semangat dalam mengatasi masalah Covid 19. Dengan adanya pelaksanaan vaksinasi, semoga dapat mengurangi penyebaran dan penularan Covid 19 di Kabupaten Sumenep,” pungkas Abusyro Karim.

Dijelaskan pula, ada tiga tahap pelaksanaan vaksinasi. Untuk tahap pertama disasarkan pada Nakes, Asisten Kesehatan, dan tenaga penunjang kesehatan, sasaran vaksinasi sebanyak 3.767 Orang. Untuk tahap kedua disasarkan pada petugas pelayanan publik, misal Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, aparat hukum dan petugas pelayanan publik lainnya dengan total sasaran vaksinasi sebanyak 1.146 orang dan yang terakhir pada masyarakat yang sangat rentan terkena Covid 19.

Bupati Sumenep juga sangat mengapresiasi perubahan sistem manajemen Puskesmas yang kini berubah menjadi BLUD, yang nantinya bisa diharapkan mampu memberikan layanan yang lebih efektif, efisien, ekonomis, transparan dan bertanggung jawab.

“Puskesmas BLUD akan memiliki tata kelola manajemen mandiri dan langsung bertanggung jawab kepada kepala daerah,” singkatnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, Agus Mulyono menambahkan, jumlah kasus di Kabupaten Sumenep terhitung sampai 25 Januari 2021 ada 1605 kasus. Sebanyak 1425 orang sembuh dan 101 orang seninggal. Tingkat kerentanan masyarakat semakin meningkat, hal tersebut disebabkan atas kurangnya kesadaran masyarakat terhadap penerapan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak mininal 1-2 meter.

“Diharapkan peran serta masyarakat dalam meningkatkan kesadaran terhadap upaya pencegahan melalui 3M. Namun juga diperlukan intervensi lain yang efektif untuk memutus mata rantai penularan Covid 19 melalui upaya memberikan vaksinasi,” terangnya.

Diinformasikan, kegiatan yang digelar di Pendopo Agung Keraton Sumenep dihadiri oleh segenap Anggota Forkopimda, pejabat Pemkab, Kepala OPD serta semua anggota keluarga besar Dinas Kesehatan Sumenep. Pemukulan gong oleh Bupati Sumenep menjadi tanda telah dimulainya kegiatan pendistribusian vaksin dan Launching Puskesmas BLUD. (And)