Tidak Terima Istrinya Dimarahi, Baidi Bacok Samhaji

Pamekasan – Bermula dari permasalahan yang sepele, seorang warga asal Desa Tlagah dikeroyok oleh tetangganya hingga nyaris meninggal dunia.

Samhaji (korban) merupakan warga asal Dusun Bata-bata, Desa Tlagah, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, mendapat luka serius dibagian kepala dan leher akibat dikeroyok oleh Baidi (21) bersama dua orang keluarganya.
Dijelaskan oleh Kasubag Humas Polres Pamekasan, Iptu Nining Dyah Puspitasari, pelaku dan korban merupakan tetangga dekat. Pelaku tidak terima karena korban memarahi istrinya saat membeli rokok di warungnya. Minggu 28/07.

“Para pelaku adalah Baidi, Mat Lasit (Ayah Baidi), dan Munir yang juga masih paman dari Baidi, kesemuanya warga Dusun Bata-bata, Desa Tlagah, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten setempat,” ujar Nining.

Krologisnya, Sabtu kemarin 27/07 sekitar pukul 18.00 WIB, pelaku mendatangi rumah korban dan menegur karena telah memarahi istrinya. Beberapa saat kemudian Mat Lasit dan Munir yang notabene masih keluarga pelaku, mendatangi kediaman korban dengan maksud akan menyelesaikan permasalahan secara damai.

“Tiba-tiba Baidi datang lagi dengan membawa clurit, Munir langsung memegangi korban. Baidi berhasil membacok kepala bagian belakang dari Samhaji. Mat Lasit tidak tinggal diam, ikut menusuk leher korban dengan pisau yang sengaja dibawa,” terangnya.

Menyikapi kejadian tersebut, Horrida (35) istri korban melaporkan peristiwa adanya penganiayaan terhadap suaminya pada polisi. Laporan Polisi model B Nomor LP/201/VII/2019/JTM/RES PMK, tertanggal 27 Juli 2019.

“Pelaku beserta barang bukti berupa sepotong jaket dan kaos singlet milik korban yang berlumuran darah serta sebilah celurit dan pisau telah diamankan di Mapolres Pamekasan,” Iptu Nining menambahkan. (yunk/mer)