Penganiaya Wartawan di Medan Kabur dan diduga Bekerja di “Talenta School” Bandung

Medan – Togap Sihotang, Pria asal Desa Sipagabu Kabuputen Toba Samosir dilaporkan ke Polsek Sunggal pada tanggapl 2 April 2016 karena melakukan penganiayaan terhadap seorang wartawan media online di Perumahan Sunggal Anugrah Sunggal Lestari blok C nomor 5 Medan Sunggal.

Leo Diceritakan Leo, bahwa dirinya bersama dengan saudaranya Ari Gurusing datang kerumah mertuanya di Perumahan Sunggal Anugrah Lestari untuk mengambil sebuah mesin cuci yang dibawa oleh istrinya Cerita Tio Nia Sihotang, namun saat hendak ingin mengambil mesin cuci tersebut seorang pria yang duduk di teras rumah mertuanya langsung mehujatkan sebuah pukulan kea rah hidung saya, sepertinya dia (terlapor Togap) tidak senang melihat saya datang ke rumah tersebut pungkas Leo.

Masi Kata Pria kelahiran 17 Agustus ini, setelah saya di tonjok oleh dia, saya sempat tanyakan, apa sebabnya dia memukul saya, namun dia semakin bringas, karena saya tidak mau dipukul lagi maka saya langsung pergi dan melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga saya selanjutnya saya membuat laporan ke Polsek Sunggal yang diterima dengan nomor laporan : Lp/584/VI/2015/SPKT POLSEK SUNGGAL yang ditanda tangani oleh Aiptu Marianto Nrp 59120046 pada tanggal 02 April 2016 atas kejadian terhadap saya dan saat ini saya dapat kabar bahwa Togap sudah kabur ke Jawa Barat dan sepertinya dia bekerja sebagai tenaga guru di salah satu sekolah “Talenta” yang berada di Kecamatan Margaasih, Bandung.

Leo berharap Polsek Sunggal segera menangkap terlapor yang sudah diketahui keberadaannya di Jawa Barat.

Saat kami coba konfirmasi (9/10/2019) Siang mengenai keberadaan telapor ke salah satu sekolah yang dimaksud oleh pelapor yakni sekolah ”Talenta School” yang berada di Jalan Taman Kopo Indah III, Mekar Rahayu, Kecamatan Margaasih, Bandung, Jawa Barat melalui nomor telepon kantor berakhiran 549, seorang pria yang mengaku bernama “Frangky” mengaku sebagai Tata Usaha di sekolah tersebut membenarkan bahwa adanya seorang guru yang bernama Togap Sihotang mengajar di sekolah tersebut .

(Red)