Owner Biota Grup Diduga Gelapkan Dana Rekan Bisnisnya Selama 9 Tahun

Makassar | suaranasionalnews.co.idOwner Biota Grup, H. Ali diduga menipu rekan bisnisnya bernama Zaenal Duta. Hal tersebut terungkap setelah korban menceritakan kronologis kejadiannya.

“Tahun 2011 H. Ali datang ke Aceh Timur tempat tinggal saya, jadi saya transferkan uang Rp 15 juta lalu menyusul saya kasih langsung ke tangannya kurang lebih Rp 30 juta dengan kerjasama bahwa saya selaku agen cabang Aceh Timur untuk prodak super biota plus miliknya,” ungkapnya saat dikonfirmasi via telepon seluler, Kamis (13/2/20).

Namun pada perjalanannya, prodak pupuk pertanian tersebut tidak laku. H. Ali dan Zaenal Dutapun sepakat agar prodak tersebut dikembalikan.

“Saya disuruh kirim barang itu ke Medan atas nama Harum jadi saya kirim kesana. Nah sampai tahun 2020 dana saya tak kunjung dikembalikan,” bebernya.

Zaenal Duta meminta H. Ali segera mengembalikan dananya kurang lebih Rp 46 juta.

Sementara itu, Koordinator Divisi Pengaduan Masyarakat LSM PERAK Sulawesi Selatan, Dhito Arsandy mengatakan, pihaknya menerima pengaduan dari Zaenal Duta.

“Tentunya kami siap mendampingi yang bersangkutan meminta haknya dikembalikan termasuk mengambil langkah dan upaya hukum,” kata Dhito.

Dhito juga mendesak pemilik perusahaan yang beralamat di Jl Abdullah Daeng Sirua No 226 B agar segera mengembalikan dana Zaenal Duta.

“Ini hak pak Zaenal Duta yang dituntut jadi wajar. Jika tidak dibayar berarti H. Ali Diduga melakukan wanprestasi bahkan penipuan,” ucapnya.

Pihaknya juga mengingatkan jika nilai nominal uang Rp 46 juta tahun 2011 dengan tahun 2020 itu sudah sangat berbeda.

“Cukuplah sembilan tahun lalu Zaenal Duta mentolerir sekarang tahun 2020 Biota Grup sudah jadi perusahaan besar yang cukup dikenal namanya di Sulsel. Jadi kami rasa Rp 46 juta itu sudah tidak seberapa lah untuk dikembalikan ke pemiliknya,” terangnya.

Dhito juga berharap H. Ali mempertimbangkan nama baiknya dan perusahaannya yang bisa kehilangan kepercayaan gara-gara uang Rp 46 juta.

“Kami juga sudah mengkonfirmasi lewat surat tapi tidak ada jawaban dari pihak Biota Grup,” Dhito.

Diketahui, Biota Grup merupakan perusahaan yang memiliki anak cabang bergerak pada bisnis travel dan umroh serta bidang pertanian seperti pupuk organik dan organik dan lainnya.

(Fajar Udin)