Di Duga ada pemukulan Murid SD Kelas Vl oleh oknum guru

Banyuwangi – Sekitar hari Rabu tanggal 27 November 2019, pada pukul 12.30 wib ada salah satu murid kelas 6 SD N 4 Gendoh kecamatan Sempu kabupaten Banyuwangi, telah terjadi dugaan pemukulan oleh oknum guru di sebabkan karena jengkel pada murid di luar jam pelajaran, Senin 02 Desember 2019.

Hal ini sempat di ketahui oleh awak media pada saat pengakuan dari oknum guru berinisial Dasir, atas perilaku kekerasan terhadap murid yang bernama Bgs Am duduk di bangku SD kelas 6 anak dari Indra bertempat tinggal Dusun Nggantung Rt 01 / Rw 01 Desa Gendoh Kecamatan Sempu Banyuwangi.

Atas pengakuan dari pihak oknum guru sebut saja nama inisialnya, Dasir seorang guru yang mengajar dan mendidik SDN 4 Gendoh mengaku di hadapan pihak korban dan awak media dan di saksikan oleh kepala sekolah, menerangkan bahwa dia memang sengaja memukul untuk memberi pelajaran pada murid kelas 6 bernama Bgs. Am yang sedang gurau dengan teman sekolahnya.

Dengan hanya lantaran sendau gurau bersama teman sekolah, terus Dasir menghampiri Bgs spontan memukulnya tanpa ada alasan tertentu.

Atas perlakuan pemukulan pada Bgs setelah pulang dari sekolah, masih dalam keadaan menangis.
– Indra ayah korban : “kenapa menangis nak, coba ceritakan pada ayah, barangkali ayah bisa membantu.
– Bgs menjawab,” saya tadi di pukul oleh guru tidak tahu mengapa saya di pukul hanya lantaran saya bergurau.

Setelah mendapat keterangan dari anaknya, akhirnya ayah Bgs mendatangi untuk melaporkan pada pihak kepala sekolah, dengan atas dugaan perlakuan anaknya di aniaya oleh oknum sangatlah tidak mencerminkan guru yang baik dengan kata lain guru tidak bisa mendidik dengan benar terhadap murid – muridnya.

Sebagai tindakan tidak patut dicontoh, ini ada tedensi kurang bijak pada siswanya serta perilaku semena-mena pada muridnya.

Sebagai informasi Undang-Undang yang kerap di pakai untuk menjerat guru yang melakukan pemukulan terhadap siswa yaitu akan di kenai pidana.

(Hry/tim)