Berawal Dari Dendam Keluarga, Berujung Carok dan Tewas Dengan Sabetan Celurit

Sumenep – Diduga kuat bermotif dendam pribadi, aksi duel atau yang lebih dikenal dengan sebutan carok oleh masyarakat Madura, antara korban Moh Hersi (25) asal Dusun Karang Deje, Desa Angon Angon, dan pelaku Jefri Hermanto (25) warga Dusun Ngomber, Desa Laok Jang Jang, Keduanya berasal dari Kecamayan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur berakhir tragis. Minggu 25/08.

Carok tersebut ber TKP (Tempat Kejadian Perkara) di pertigaan jalan raya Dusun Tangse, Desa Kalisangka, Kecamatan Arjasa. Sekira pukul 16.30 WIB, tidak terima adiknya di tempeleng oleh pelaku, Moh Hersi membalas menempeleng Jefri H, yang akhirnya berbuntut pada perkelahian dengan menggunakan senjata tajam (Sajam) berupa celurit.

Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti SH. menjelaskan pada media, dalam perkelahian tersebut Moh. Hersi mendapat sabetan celurit pada bagian dada sebelah kiri, hingga menyebabkan tewas di TKP.

“Moh. Hersi tewas di TKP akibat sabetan celurit pada bagian dada sebelah kiri, sedangkan Jefri Hermanto langsung melarikan diri,” ujar Widi.

Untuk sementara mayat Moh. Hersi disemayamkan di Puskesmas Arjasa guna dilakukan visum, sedangkan barang bukti perkara berupa dua buah Sajam berupa celurit milik pelaku dan korban, serta baju korban telah diamankan di Mapolsek Arjasa.

“Semua barang bukti telah diamankan di Mapolsek, petugas juga telah lakukan pengejaran terhadap pelaku, dan akan dijerat dengan pasal 351 ayat (3) KUHP, tentang perkara penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang (mati),” tegas AKP. Widiarti SH. (and, ahm)